PMR SMAN 6 Garut



Selasa, 15 Maret 2011

Ringkasan Pertolongan Pertama

ž  PENGERTIAN PP
ž  Memberikan pertolongan segera kepada penderita sakit atau kecelakaan yang memerlukan penanganaan medis dasar untuk mencegah cacat atau bahaya maut (Memberikan pertolongan pertama pada penderita yang mengalami Gawat darurat)
ž  APA MEDIS DASAR ITU ?
ž  Medis dasar adalah tindakan perawatan berdasarkan ilmu kedokteraan yang dapat dimiliki oleh awam atau awam yang terlatih secara khusus.
ž  TUJUAN  PP
  1. Menyelamatkan jiwa penderita
  2. Mencegah cacat
  3. Memebrikan rasa nyaman dan menunjang proses penyembuhan.
ž  Suiapa pelaku PP ?
ž  Orang yang pertama kali tiba dilokasi yang memiliki kemempuan dan terlatih penenganan medis dasar.
ž  Klasifikasi Penolong
ž  Orang Awam
ž  Tidak terlatih atau memiliki sedikit pengetahuan pertolongan pertama
ž  Penolong pertama
ž  Kualifikasi ini yang dicapai oleh PMR, KSR,TSR PMI.
ž  Tenaga Khusus/Terlatih
ž  Tenaga yang dilatih secara khusus untuk menanggulangi kedaruratan di Lapangan
ž  DASAR HUKUM
PELANGGARAN TENTANG ORANG YANG PERLU DITOLONG
ž  Pasal 531 K U H Pidana
ž  “Barang siapa menyaksikan sendiri ada orang didalam keadaan bahaya maut, lalai memberikan atau mengadakan pertolongan kepadanya sedang pertolongan itu dapat diberikannya atau diadakannya dengan tidak akan menguatirkan, bahwa ia sendiri atau orang lain akan kena bahaya dihukum kurungan selama-lamanya  tiga bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 4.500,-. Jika orang yang perlu ditolong itu mati, diancam dengan  : KUHP 45, 165, 187, 304 s, 478, 525, 566”
ž  DASAR HUKUM
MENJAGA KERAHASIAAN PENDERITA
ž  Barang siapa dengan sengaja membuka sesuatu rahasia yang wajib menyimpanya olehkarena jabatan atau pekerjaan baik yang sekarang, maupun yang dulu, dipidana dengan pidana penjara dengan selama-lamanya 9 bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp.9000,.
ž  Jika kejahatan uitu dilakukan yang tertentu, maka perbuatan itu hanya dapat dituntu atas pengadu orang itu
ž  KEWAJIBAN PELAKU PP
ž  MENJAGA KESELAMATA
ž  MENJANGKAU PENDERITA
ž  MENGENALI DAN MENGTASI MASALAH
ž  MEMINTA BANTUAN
ž  PERTOLONGAN CEPAT
ž  MEMBATU PELAKU LAIN
ž  RAHASIA MEDIS
ž  KOMUNIKASI
ž  TRASPORTASI
ž  KUALIFIKASI PELAKU PP
ž  BERTANGGUNG JAWAB DAN JUJUR
ž  BERLAKU PROFESIONAL
ž  KEMATANGAN EMOSI
ž  KEMAMPUAN BERSOSIALISASI
ž  KEMAMPUAN NYATA DAN TERUKUR
ž  KONDISI FISIK BAIK
ž  MEMPUNYAI RASA BANGGA
ž  APD (Alat Pelindung Diri)
ž  PERALATAN PP
ž  Tas
ž  Penutup Luka
ž  Pembalut Luka
ž  Plester
ž  Cairan Pembersih Luka
ž  Peralatan Stabilisasi
ž  Alat Tulis
ž  Gunting Pembalut
ž  Pinset
ž  Kapas
ž  Senter
ž  Selimut
ž  Tandu
ž  Kartu Penderita
ž  PENILAIAN
LANGKAH-LANGKAH PENILAIAN PADA PENDERITA
—  Penilaian Keadaan
—  Penilaian Dini
—  Pemeriksaan Fisik
—  Riwayat Penderita
—  Pemeriksaan Berkala atau Lanjut
—  Serah terima dan pelaporan
 
ž  PENILAIAN KEADAAN
ž  BAGAI MANA KONDISI SAAT ITU ?
ž  KEMUNGKINAAN APA SAJA YANG AKAN TERJADI ?
ž  BAGAIMANA CARA MENGTASINYA ?
ž  PENOLONGAN DI TEMPAT KEJADIAN
ž  KESELAMATAN PENOLONG DAN PENDERITA
ž  PERKENALAN DIRI
ž  KEADAAN UMUM KEJADIAN
ž  KENALI DAN ATASI GANGGUAN  YANG MENGANCAM KORBAN
ž  STABILKAN MINTA TOLONG
ž  SKEMA PERTOLONGAN PERTAMA
ž  PENILAIAN DINI
ž  KESAN UMUM
Ø  KASUSU TRAUMA (RUDA PAKSA)
                Mempunyai  tanda – tanda yang jelas terlihat atau teraba
Ø  KASUS MEDIS (PENYAKIT)
                Tanpa tanda – tanda yang terlihat atau teraba
ž  SKEMA PERTOLONGAN PERTAMA
ž  PEMERIKSAAN RESPON (ASNT)
                Awas
                Suara
                Nyeri
                Tidak respon
ž  SKEMA PERTOLONGAN PERTAMA
ž  MEMASTIKAN JALAN NAPAS TERBUKA (AIR WAY)
ž  SKEMA PERTOLONGAN PERTAMA
ž  NILAI PERNAPASAN
ž  SKEMA PERTOLONGAN PERTAMA
ž  NILAI SIRKULASI
ž  SKEMA PERTOLONGAN PERTAMA
ž  RJP (Resusitasi Jantung Paru)
ž  SKEMA PERTOLONGAN PERTAMA
ž  KONTROL PERDARAHAN
ž  SKEMA PERTOLONGAN PERTAMA
ž  PEMERIKSAAN FISIK
Ø  Kepala
ž  Kulit Kepala dan Tengkorak
ž  Telinga dan Hidung
ž  Pupil Mata
ž  Mulut
Ø  Leher
Ø  Dada
ž  Periksa perubahan bentuk, luka terbuka, atau perubahan kekerasan
ž  Rasakan perubahan bentuk tulang rusuk sampai ke tulang belakang
ž  Lakukan perabaan pada tulang
Ø  Abdomen
ž  Periksa rigiditas (kekerasan)
ž  Periksa potensial luka dan infeksi
ž  Mungkin terjadi cedera tidak terlihat, lakukan perabaan
ž  Periksa adanya pembengkakan
Ø  Punggung
ž  Periksa perubahan bentuk pada tulang rusuk
ž  Periksa perubahan bentuk sepanjang tulang belakang
Ø  Pelvis
Ø  Alat gerak atas (GSS)
Ø  Alat gerak bawah (GSS)
ž  PEMERIKSAAN FISIK
ž  SKEMA PERTOLONGAN PERTAMA
ž  RIWAYAT PENDERITA
               
ž  SKEMA PERTOLONGAN PERTAMA
ž  PEMERIKSAAN TANDA VITAL
ž  SKEMA PERTOLONGAN PERTAMA
ž  PEMERIKSAAN BERKALA
ž  KEADAAN RESPON
ž  NILAI PERNAPASAN
ž  NILAI SIRKULASI
ž  NILAI KEADAAN KULIT
ž  PERIKSA KEMBALUI
ž  PERIKSA KEMBALI PENATAAN PENDERITA (PEMBALUTAN dsb)
ž  PERTAHANKAN KOMUNIKASI

Minggu, 18 April 2010

WIRA SETIA BHAKTI

SEMBOYAN PMR SMA NEGERI 2 TAROGONG KIDUL

WIRA SETIA BHAKTI

Cipt. WSB angkatan ke-2

v WIRA adalah nama tingkatan keanggotaan Palang Merah Remaja se-tingkat SLTA atau sederajat.

v Empat huruf dalam kata WIRA melambangkan empat ujung atau empat arah yang ditunjukkan oleh lambing Palang Merah.

v SETIA berarti taat, patuh dan berani bertanggung jawab.

v Lima huruf pada kata SETIA melambangkan jumlah sila-sila pancasila dan jumlah butir-butir Janji Palang Merah Remaja.

v BHAKTI berarti dharma, pekerjaan, tugas dan kewajiban.

v Enam huruf pada kata BHAKTI menunjukan bahwa anggota Palang Merah Remaja SMA Negeri 2 Tarogong, harus memiliki sifat:

1. Beragama dan Manusiawi

2. Harmonis dan Kerjasama

3. Aktif dan Disiplin

4. Koreksi dan Mawas Diri

5. Terbuka dan Jujur

6. Interaktif dan Mandiri

v WIRA SETIA BHAKTI berarti seorang anggota Palang Merah Remaja SMA Negeri 2 Tarogong yang harus mampu setia, taat, dan patuh terhadap tugas, dan kewajibannya selaku anggota, dengan berpedoman pada Pancasila dalam melaksanakan Janji Palang Merah Remaja, serta memiliki sifat-sifat dalam kata BHAKTI.

v WIRA SETIA BHAKTI juga merupakan sebuah amanat khusus bagi anggota Palang Merah Remaja SMA Negeri 2 Tarogong yaitu :

Wahai Insan Raihlah Arti dari Sebuah Ekspresi Tiap Iklim Alam, Bukalah Hati Agar rasa Kemanusiaan tetap Tulus dan Ikhlas.



LAMBANG WIRA SETIA BHAKTI

Cipt. WSB angkatan ke-2

Keterangan Warna

KETERANGAN GAMBAR

· Garis pinggir tebal (segi lima) : Hitam

· Dasar belahanb atas : Merah

· Dasar belahan bawah : Putih

· Tulisan huruf : Hitam

· 7 Bintang : Kuning emas

· Sayap : Kuning emas

· Ekor : Kuning emas

· Pita : Kuning emas

· Garis-garis sayap, ekor, & pita : Hitam

· Lencana PMR : Kuning emas

· Segi lima besar dibuat tebal.

· Garis batas merah putih tepat segaris dengan lambing Palang Merah Indonesia.

· Jumlah bitang ada 7 buah

· Bulu sayap masing-masing ada 16 lembar

· Bulu ekor berjumlah 12 lembar.

· Gambar yang berbentuk segi lima ada 9 buah.

· Gambar yang biner (berpasangan) ada 5 buah.

MAKNA LAMBANG WIRA SETIA BHAKTI

Cipt. WSB angkatan ke-2

v Garis pinggir yang tebal, melambangkan bahwa anggota Palang Merah Remaja dilindungi oleh Sekolah, PMI, dan Pemerintah.

v Warna dasar merah dan putih, melambangkan bendera Negara Republik Indonesia.

v Lencana Palang Merah Remaja merupakan kehormatan sebagai anggota Palang Merah Remaja.

v Bintang yang berjmlah 7 buah, melambangkan 7 prinsip Palang Merah, yaitu : Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, dan Kesemestaan.

v Warna dasar sayap dan ekor adalah kuning emas, yang berarti kemuliaan sebagai manusia atau anggota Palang Merah Remaja.

v Jumlah bulu sayap masing-masing 16 helai, dan bulu ekor berjumlah 12 helai, yang melambangkan bahwa semboyan ini dibuat pada tanggal 16 Desember 1997.

v Gambar segi lima melambangkan jumlah sila-sila Pancasila dan jumlah Butir-butir Janji PMR.

v Gambar segi lima berjumlah 9 bua, dan gambar yang biner (kembar) berjumlah 5 bua, melambangkan bahwa Palang Merah Remaja SMA Negeri 2 Tarogong berdiri pada tanggal 2 mMei 1995.





MARS WIRA SMA NEGERI 2 TAROGONG

Cipt. Wira 02-03-0049-97

Palang Merah Remaja Wira

Berdiri di muka bumi pertiwi

Berjaya, berkarya, menggapai cita-cita

Atas dasar manusiawi

Dua Mei tonggaak sejarah berdiri

Sembilan lima tertulis dalam hati

Mengulang dharma, mengukir bhakti

Yang tersirat tiga kali berganti

Pancasila sebagai asas wira

Pedoman agar hidup setia

Janji PMR slalu dijunjung tinggi

Menuju perdamaian dalam bhakti

Semboyan Wira Setia Bhakti

Iringi langkah diseluruh negeri

Cermin cahaya pancarkan kemuliaan

Pererat tali persahabatan

Lencana sebagai kehormatan Wira

Semboyan jadikan teman setia

Penuhi janji PMR dengan dharma

PMR Wira SMA 2





MARS WIRA SETIA BHAKTI

Cipt. Wira 02-03-0049-97

Wahai Wira Setia Bhakti

Amalkan Janjimu pada Pertiwi

Tunaikan amanat dari prinsip kita

Dibawah panji Pancasila

Wira lencanamu nan abadi

Hati kami bhakti mengabdi

Tanamkan kasih tanpa pamrih

Jadilah insan yang berbudi

Hujan, panas, badai tak peduli

Sebarkan bhakti pada negeri

Wira Wira Setia Bhakti

Abdimu slalu dinanti

Dharmamu satukan hati kami

Berjuang bersama Wira Setia Bhakti

Berjuang bersama Wira Setia Bhakti